Cinmu Illustrasi dan Cerita Pendek

Berbincang dengan si Kelinci #34

“Beritahu aku Hati, mengapa kamu memintaku ke sana?” Kelinci putih itu hanya memandang pemiliknya dengan tersenyum. Ia memiringkan kepalanya ke kanan dan ke kiri seolah tidak tahu apa-apa padahal dia tahu. Kumisnya yang putih tipis bergerak-gerak. Sorot mata hitam penuh harap menatap tajam-tajam agar keinginannya diikuti. Manusia setengah kupu-kupu itu menghela nafas panjang. Ia tahu …

Berbincang dengan si Kelinci #34Read More »

Spread the love
stabilo-watercolor-digital-drawing

Stabillo Ajaib – 90 Days Writing & Drawing Challenge #33

Aku mengambil stabilo dari dalam tasku.  Stabilo ajaib yang sudah membuat hidupku susah akhir-akhir ini.  Aku menemukannya terjatuh di jalan. Mana kutahu bahwa kalimat apapun yang kuwarnai dengan stabilo itu akan muncul di depanmu. Aku menyadarinya saat aku sedang belajar biologi tentang jenis-jenis kupu-kupu.  Saat kuwarna teori tentang kupu-kupu itu, mereka semua muncul di kamarku.  …

Stabillo Ajaib – 90 Days Writing & Drawing Challenge #33Read More »

Spread the love
girl-sit-fashion-digital-drawing-cinmu

Mengapa manusia butuh fashion?

“Fashion is a statement.”   Sering kali manusia secara tidak sadar memilih pakaian mengikuti kepirbadiannya. Anda orang pemalu atau cenderung simple minded biasanya akan memilih pakaian sederhana dengan warna-warna kalem atau gelap yang sebisa mungkin tidak menarik perhatian. Sebaliknya, orang yang percaya diri memilih pakaian dengan warna terang atau banyak corak. Orang-orang yang berjiwa kreatif …

Mengapa manusia butuh fashion?Read More »

Spread the love
ruangan-berdarah-bloody-room-digital-watercolour-drawing

Ada Darah – 90 Days Writing & Drawing Challenge #32

Aku melihat gliter di lantai dan ada darah juga.  Darah itu membentuk sebuah pola, seperti sesuatu yang berdarah diseret – seret ke sana kemari.  Ruangan ini gelap hanya lampu neon berbentuk huruf A yang menempel di dinding yang menerangi tempat ini. “Apakah kamu melihat darah, teman? ” kata seseorang yang suaranya sangat familiar. “Yang di …

Ada Darah – 90 Days Writing & Drawing Challenge #32Read More »

Spread the love
sayur-menari-dancing-vegetable-watercolour-drawing

Sayuran yang Menari – 90 Days Writing & Drawing Challenges – # 31

Di sebuah rumah yang terpelosok tinggallah dua orang penyihir.  Mereka sudah pensiun dan menikmati hidupnya sekarang ini.  Terkadang mereka hanya santai-santai saja di rumah atau melakukan eksperimen.  Mereka adalah kakak beradik yang cantik dengan rambut berwarna perak.  Sang kakak memiliki kulit bagaikan malam dan sang adik seterang cahaya bulan. Suatu hari kakak beradik ini ingin …

Sayuran yang Menari – 90 Days Writing & Drawing Challenges – # 31Read More »

Spread the love