fbpx

Burung Hantu yang Suka Terbang Kesana Kemari

Saat si Tikus melihat ke atas, si burung hantu melihat dia lagi. Si burung hantu yang sering terbang tanpa arah. Berputar-putar, berbelok, sayapnya menembus angin dengan santai. Bulunya coklat, campuran coklat muda, coklat sedang dan coklat tua. Matanya hitam galak tapi kadang-kadang terlihat kosong. Kenapa si Tikus memperhatikan dia? Tentunya karena dia adalah musuh bebuyutan, …

Burung Hantu yang Suka Terbang Kesana Kemari Selengkapnya »

Berbincang dengan si Kelinci #34

“Beritahu aku Hati, mengapa kamu memintaku ke sana?” Kelinci putih itu hanya memandang pemiliknya dengan tersenyum. Ia memiringkan kepalanya ke kanan dan ke kiri seolah tidak tahu apa-apa padahal dia tahu. Kumisnya yang putih tipis bergerak-gerak. Sorot mata hitam penuh harap menatap tajam-tajam agar keinginannya diikuti. Manusia setengah kupu-kupu itu menghela nafas panjang. Ia tahu …

Berbincang dengan si Kelinci #34 Selengkapnya »

Stabillo Ajaib

stabilo-watercolor-digital-drawing

Aku mengambil stabilo dari dalam tasku.  Stabilo ajaib yang sudah membuat hidupku susah akhir-akhir ini.  Aku menemukannya terjatuh di jalan. Mana kutahu bahwa kalimat apapun yang kuwarnai dengan stabilo itu akan muncul di depanmu. Aku menyadarinya saat aku sedang belajar biologi tentang jenis-jenis kupu-kupu.  Saat kuwarna teori tentang kupu-kupu itu, mereka semua muncul di kamarku.  …

Stabillo Ajaib Selengkapnya »

Mengapa manusia butuh fashion?

girl-sit-fashion-digital-drawing-cinmu

“Fashion is a statement.”   Sering kali manusia secara tidak sadar memilih pakaian mengikuti kepirbadiannya. Anda orang pemalu atau cenderung simple minded biasanya akan memilih pakaian sederhana dengan warna-warna kalem atau gelap yang sebisa mungkin tidak menarik perhatian. Sebaliknya, orang yang percaya diri memilih pakaian dengan warna terang atau banyak corak. Orang-orang yang berjiwa kreatif …

Mengapa manusia butuh fashion? Selengkapnya »

Ada Darah – 90 Days Writing & Drawing Challenge #32

ruangan-berdarah-bloody-room-digital-watercolour-drawing

Aku melihat gliter di lantai dan ada darah juga.  Darah itu membentuk sebuah pola, seperti sesuatu yang berdarah diseret – seret ke sana kemari.  Ruangan ini gelap hanya lampu neon berbentuk huruf A yang menempel di dinding yang menerangi tempat ini. “Apakah kamu melihat darah, teman? ” kata seseorang yang suaranya sangat familiar. “Yang di …

Ada Darah – 90 Days Writing & Drawing Challenge #32 Selengkapnya »