ruangan-berdarah-bloody-room-digital-watercolour-drawing

Ada Darah – 90 Days Writing & Drawing Challenge #32

Aku melihat gliter di lantai dan ada darah juga.  Darah itu membentuk sebuah pola, seperti sesuatu yang berdarah diseret – seret ke sana kemari.  Ruangan ini gelap hanya lampu neon berbentuk huruf A yang menempel di dinding yang menerangi tempat ini.

“Apakah kamu melihat darah, teman? ” kata seseorang yang suaranya sangat familiar.

“Yang di depan bukan, tapi yang ini sepertinya memang darah. Tapi sepertinya hanya cat yang diberi sedikit warna hitam.  Cairan ini terlalu kental untuk darah,” kataku.

“Ah, kamu terlalu serius, ga seru.  Harusnya kamu terkejut atau ketakutan atau gimana.  Aku jadi khawatir dekorasi pesta haloweenku yang istimewa ini sebenernya biasa saja.  Padahal aku berharap sebaliknya.”

“Tenang saja, dengan pencahayaan seperti ini, orang-orang pasti terkejut, ” jawabku lagi menyemangati temanku.

“Benarkah? Aku harap mereka bersenang-senang di pestaku,” katanya sambil tersenyum.

Spread the love
Recommend  Sayuran yang Menari - 90 Days Writing & Drawing Challenges - # 31

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *