fbpx

Cerita

Burung Hantu yang Suka Terbang Kesana Kemari

Saat si Tikus melihat ke atas, si burung hantu melihat dia lagi. Si burung hantu yang sering terbang tanpa arah. Berputar-putar, berbelok, sayapnya menembus angin dengan santai. Bulunya coklat, campuran coklat muda, coklat sedang dan coklat tua. Matanya hitam galak tapi kadang-kadang terlihat kosong. Kenapa si Tikus memperhatikan dia? Tentunya karena dia adalah musuh bebuyutan, …

Burung Hantu yang Suka Terbang Kesana Kemari Selengkapnya »

Stabillo Ajaib

stabilo-watercolor-digital-drawing

Aku mengambil stabilo dari dalam tasku.  Stabilo ajaib yang sudah membuat hidupku susah akhir-akhir ini.  Aku menemukannya terjatuh di jalan. Mana kutahu bahwa kalimat apapun yang kuwarnai dengan stabilo itu akan muncul di depanmu. Aku menyadarinya saat aku sedang belajar biologi tentang jenis-jenis kupu-kupu.  Saat kuwarna teori tentang kupu-kupu itu, mereka semua muncul di kamarku.  …

Stabillo Ajaib Selengkapnya »

Fabel Elang Berhati Lembut dan Anak Gajah

elephant-gajah-eagle-rajawali-digital-illustration-watercolor-drawing

Di kala itu, seekor rajawali sedang terbang di langit yang sangat luas. Ia mengepakan sayapnya dan berputar-putar sambil melihat ke daratan di bawahnya. Ia menunggu makanan yang akan datang mendekat. Ia berharap menemukan kadal atau iguana atau kelinci. Namun, matanya menatap sosok seekor anak gajah yang sedang menangis tersedu-sedu di pinggir kolam air. Ia sedang …

Fabel Elang Berhati Lembut dan Anak Gajah Selengkapnya »

Fabel Kodok yang Patah Hati

frog-flower-digital-watercolor

Seekor kodok berwarna hijau  sedang duduk di tengah daun teratai.  Dia mencabut kelopakk bunga yang ia petik tadi sehelai demi sehelai.  Dia dengan tatapan lesu ia berkata,”dia mencintaiku.. dia tidak cinta.. dia cinta.. dia tidak..” Setiap 1 pertanyaan 1 helai kelopak dicabut, terus seperti itu hingga kelopak terakhir, yang berujng pada kalimat “dia tidak cinta.” …

Fabel Kodok yang Patah Hati Selengkapnya »

Fabel tentang Anjing yang Memilih Jalan

Dogo sedang menimbang-nimbang sebuah keputusan, Ia dalam perjalanan ke suatu tempat. Namun ia tidak tahu tempat itu ada dimana. Tempatt yang ia cari adalah sebuah tempat yang membuat dia bahagia. Anjing berbulu hitam itu sedang berdiri di depan jalan bercabang dua. Jalan yang satu datar, jalan yang satu lagi menanjak. Dogo sedang menimbang pro dan kontra untuk setiap jalan yang akan ia ambil. Jika Dogo memilih jalan yang datar, perjalanan akan terasa santai dan mungkin dia bisa menikmati pemandangan di sekitar. Namun, jika ia memilih jalan yang menanjak, ia akan bekerja keras selama perjalanan dan mungkin tidak dapat menikmati hal-hal indah di sekitar. Hanya sja ada desas-desus yang mengatakan bahwa jika seseorang berhsil melewati jalan itu, akan ada keajaiban besar. Di jalan yang datar tudaj ada desas-desus apapun, hanya sebuah tempat yang membahagiakan tapi biasa saja. Tantangan dari kedua jalur ini adalah tidak ada infoormasi mengenai berapa lama seseorang bisa sampai di sana. Dogo sekali lagi menghel nafas karena keputusan sulit yang harus ia buat. Pada akhirnya Dogo memilih untuk mengambil jalan yang menanjak karena anya dengan seperti itu, dia bisa berubah menjadi sosok keren yang ia dambakan. Langkah kakinya terkadang berjalan mantap, terkadang ragu-ragu melangkh di jalan yang menanjak tersebut. Ia masih memiliki keraguan bahwa jalan ini akan memberikan hasil yang baik. Di jalan tersesbut ada tangga yang harus ia lewati. Entah berapa lama a berjalan, Dogo merasa lelah, ekornya lunglai, dan keempat kakinya bergerak lamban. Setelah beberapa saat ia menemukan cermin di pinggir jalan. Ototnya tampak lebih besar, badannya tampak lebih kuat. Ia senang dengan apa yang dilihatnya di dalam cermin. Jika ia tidak menaiki jalan bertanjak itu, ia mungkin tidak akan puas dengan dirinya yang sekarang.

Dogo sedang menimbang-nimbang sebuah keputusan, Ia dalam perjalanan ke suatu tempat. Namun ia tidak tahu tempat itu ada dimana. Tempatt yang ia cari adalah sebuah tempat yang membuat dia bahagia. Anjing berbulu putih itu sedang berdiri di depan jalan bercabang dua. Jalan yang satu datar, jalan yang satu lagi menanjak. Dogo sedang menimbang pro dan kontra …

Fabel tentang Anjing yang Memilih Jalan Selengkapnya »