fbpx

Aplikasi Jual Foto Terbaik di 2022, Bisa Dapat Cuan!

aplikasi jual foto

Share or save for later :

Fotografi bukan hanya sekedar hobi, tetapi bisa jadi pekerjaan yang menghasilkan banyak uang. Di era digital ini, baik fotografi smartphone ataupun jepretan kamera profesional, dapat menghasilkan uang lewat aplikasi jual foto. Berikut beberapa aplikasi yang bisa digunakan untuk menjual foto.

Aplikasi Jual Foto Terbaik

Di masa lalu, untuk bisa dikenal dan menghasilkan uang, fotografer harus menyewa gallery untuk memamerkan hasil karya. Di masa kini, untuk mendapat uang dari hasil jepretan kamera bisa dilakukan dengan lebih mudah lewat aplikasi. Berikut beberapa aplikasi terbaik yang bisa digunakan untuk jual foto.

1.Foap

Aplikasi ini banyak digunakan oleh fotografer profesional untuk menjual hasil karya mereka. Hasil foto yang dijual di aplikasi ini bisa berupa jepretan hasil smartphone ataupun menggunakan kamera DSLR. Foto-foto yang dipasarkan melalui Foap ini akan ditawarkan pada perusahaan sebagai bahan promosi di medsos.

Jika berminat memasarkan hasil karya Anda di Foap, pastikan untuk menyimpan foto dengan resolusi paling kecil 1280 x 960 piksel. Dalam sistem penjualan di aplikasi ini, pemilik foto akan mendapatkan 50% dari hasil penjualan.

2. EyeEm 

Bagi Anda yang memiliki karya foto dengan kualitas tinggi, bisa memasarkannya di aplikasi jual foto ini. Aplikasi ini bisa digunakan untuk pemula maupun yang sudah profesional. Di sini fotografer boleh memodifikasi dan share foto dengan komunitas. Selain jual beli, EyeEm juga menawarkan jasa fotografi. 

Salah satu keuntungan menggunakan aplikasi ini adalah soal hak cipta yang akan tetap menjadi milik fotografer. Penjualan di EyeEm dipatok dengan harga terendah USD 20 atau sekitar Rp. 300.000. Dan hasil penjualan ini akan dibagi dua, dengan hasil yang Anda dapatkan 50% dari penjualan.

3. Dreamstime

Aplikasi ini menawarkan lebih banyak ragam karya digital yang bisa dipasarkan. Selain foto, di aplikasi ini Anda bisa juga menawarkan hasil karya lain berupa ilustrasi, vektor, video ataupun klip.

Kisaran keuntungan yang didapat dari penjualan sekitar 20 hingga 60 persen, dengan lab sebesar USD 12 atau sekitar Rp. 171.000. Syarat yang perlu diikuti untuk berjualan foto di sini adalah bukan hasil plagiat, bukan konten yang berbahaya dan karya harus relevan dengan deskripsi foto.

4. Snapwire

Seperti halnya aplikasi jual foto lainnya, cara penjualan di Snapwire ini juga menggunakan sistem bagi hasil. Pemilik foto akan mendapatkan 50% dari hasil penjualan. Fotografer di sini tidak hanya mendapat hasil dari penjualan, tetapi juga tersedia tantangan,

Ada fitur Challenge & Request, dimana fotografer bisa mengikuti kontes membuat foto sesuai dengan permintaan atau tantangan dengan tema tertentu. Jika berhasil menang dalam tantangan ini, Anda akan mendapat 70% dari hasilnya. Dan jika berhasil masuk nominasi, Anda akan mendapat peningkatan level.

5. Scoopshot

Berbeda dengan aplikasi untuk menjual foto seperti lainnya, di Scoopshot ini Anda bisa menjual foto sepenuhnya. Anda bisa menetapkan harga sendiri untuk foto yang dijual. Anda juga bisa melakukan kreativitas untuk meningkatkan kemungkinan jual foto milik Anda.

Di platform ini juga kerap mengadakan kontes pembuatan foto dengan hadiah yang menarik. Situs jual foto ini juga bisa digunakan untuk berjualan foto bagi fotografer pemula. Pasang profil paling menarik agar lebih meyakinkan calon pembeli.

Aplikasi Foto NFT

Menjual foto Non-Fungible Token atau NFT saat ini sedang banyak diminati karena dianggap sebagai cara penghasil uang instan. NFT ini adalah bentuk potongan kode digital unik dan bisa dihubungkan dengan aset digital, salah satunya karya seni digital. 

NFT saat ini banyak diminati berkat beberapa orang yang sukses meraup keuntungan besar.Contoh sukses penjualan NFT adalah Gustaf Ghozali, yang kaya mendadak berkat koleksi foto selfie selama 5 tahunnya.

Atau CEO Twitter, Jack Dorsey yang juga berhasil menjual tweet pertamanya. Berikut aplikasi jual foto NFT yang dapat dipilih untuk digunakan.

1.OpenSea

OpenSea ini merupakan marketplace yang digunakan untuk melakukan perdagangan NFT. Aplikasi ini didirikan pada Maret 2020 oleh CEO Devin Finzer dan Alex Atallah. Kedua pendiri ini membangun marketplace untuk digunakan sarana menciptakan dan jual-beli berbagai NFT. 

Perdagangan yang bisa dilakukan di sini bisa musik, karya seni, game, dan termasuk juga hasil karya fotografi. OpenSea cukup popular, hingga awal 2022 pengguna aplikasi ini sudah mencapai sekitar 600,000 users.

2. Binance

Bagi yang menggeluti platform cryptocurrency, Binance bukan lagi nama asing. Binance mulai meluncurkan platform NFT sejak Juni 2021. Binance membuka ruang untuk wadah hasil karya dari para seniman, kreator maupun artis untuk dijadikan NFT.

Aset yang dijual di marketplace oleh aplikasi ini sama dengan OpenSea, perbedaan mendasarnya ada pada sistemnya.

Binance menggunakan sistem kurasi, dan hasil yang masuk di marketplace juga diseleksi kualitasnya. Hingga awal 2022, Binance sudah berhasil menjual lebih dari 1 juta NFT dari 800 seniman dan kreator dari seluruh dunia.

Adanya aplikasi jual foto lebih memudahkan bagi seniman untuk memasarkan kreativitas mereka. Jadi, jika Anda gemar melakukan fotografi, dari pada hanya menyimpan hasilnya di HP, bisa juga memanfaatkan aplikasi ini untuk mendapatkan penghasilan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.